Dawud Abd's Weblog

Never Ending Learning

More About Me...

blank

Another Tit-Bit...

blank

Friendster Incar Aplikasi Lokal

"Hari gini nggak punya account Friendster..?" Begitulah salah satu ungkapan yang menunjukkan betapa besarnya market pengguna Friendster. Frienster adalah jaringan komunitas terbesar di Dunia. Dan Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai pengguna Frienster terbesar. Meski sekarang sudah banyak bermunculan situs jaringan komunitas sosial seperti Facebook yang dianggap siap bersaing bahkan lebih powerful dari Friendster, namun Friendster masih dianggap lebih familiar dengan eye catchy dan user friendly-nya.

Beberapa ahli internet marketing menganggap Friendster sudah memasuki tahap growth bahkan maturity di kalangan pengguna internet Indonesia. Untuk itu Friendster memang dituntut untuk terus meningkatakan produk dan layanannya. Salah satu upayanya sekarang adalah mengadaptasi dengan cita rasa lokal. Sekarang Friendster sedang mengincar aplikasi atau software lokal Indonesia menyusul target untuk memperkuat bisnisnya di Indonesia.
Richard Kimber, Chief Executive Officer Friendster Inc, menuturkan potensi untuk menyerap keahlian lokal terbuka besar untuk mengisi fitur-fitur yang tersedia di situs jejaring sosial tersebut. "Siapa pun dari Indonesia boleh kami membuka peluang untuk itu, ini yang kami dorong," ujarnya melalui conference call belum lama ini. Menurut Kimber, pihaknya bertekad membangun kemitraan dengan pasar lokal khususnya di area konten mengingat trafik ke situs tersebut menjadi salah satu kunci bisnis Friendster. Selengkapnya baca tulisan saya di Nuansa Online

Barangjasa.com Reborn

Setelah bermasalah dengan server yang berat dalam mengakomodasi database barangjasa.com, sampe pindah-pindah server dan belum berhasil optimal, akhirnya www.barangjasa.com pun memakai kostum baru dengan Joomla open source sebagai engine-nya. Banyak perubahan yang signifikan dari tampilan dan fitur-fitur sebelumnya. Namun kehadiran kembali web ini semoga tidak mengecewakan member kami yang sudah mencapai 3000an. Smoga meski kita rintis baru lagi databasenya yang mungkin masih ada beberapa kekurangan sana sini, smoga kami tetap tampil bermanfaat.

Search Engine Terbaru Cuil.com

Barangkali Anda sudah terbiasa menggunakan Google maupun Yahoo untuk memulai berselancar di dunia maya. Namun tidak ada salahnya Anda mencoba Search Engine terbaru ini di www.cuil.com. Menurut pendirinya Cuil adalah pelafalan dari kata "Cool".


Search Engine ini dibuat oleh eks Googler atau mantan pegawai Google yaitu Tom Costello dan Anna Patterson. Cuil menyebut dirinya sebagai Search Engine terbesar di dunia. "Welcome to Cuil—the world’s biggest search engine. The Internet has grown. We think it’s time search did too" begitulah welcome message yang tertulis di info webnya. Sampe saat artikel ini ditulis, Cuil mengaku sudah mengindeks 121,617,892,992 web pages. Tiga kali lebih besar dari search engine lainnya.

Cuil.com memakai background hitam seperti versi blacknya Google di blackle.com. Search Engine ini mengkombinasikan web index dengan metode relevansi content-based. Jadi inovasi teknik pencariannya yaitu menganalisa content atau isi per halaman dan konsep dalam setiap query, bukan lewat analisa link dan traffic rank-nya atau popularitas-nya seperti yang dipakai Google.

Yang membedakan Cuil denagn search engine lainnya adalah penyajian hasil pencarian yang disajikan dengan cool seperti layout majalah yang memisahkan judul dan isi beserta gambarnya. Layout bisa dipilih dua kolom atau tiga kolom sesuai yang kita inginkan. Fitur lebih yang diberikan Cuil antara lain Drilldown dan Roll-over definitions untuk mengexplore lewat kategori pencarian. Kemudian kemungkinan munculnya Tabs untuk memsisahkan hasil pencarian, serta Search Term atau Navigation Suggestion yang memudahakan dan mempercepat dalam memasukkan keyword pencarian. Keterangan fungsi fitur-fitur ini bisa dilihat lebih detil di http://www.cuil.com/info/features.

Dari kecepatan akses memang boleh dibilang bagus untuk tampilan se"cool" Cuil. Namun poin penting sukses tidaknya search engine tentunya adalah relevansi hasil pencarian. Dan kesimpulan saya mencoba Cuil, masih kurang memuaskan tingkat relevansi hasilnya. Namun cukup memberikan sensasi yang berbeda dalam berselancar. So, silahkan mencoba, tertarikkah Anda untuk permanen menggunakan Cuil.com?